Hasil Dari = 26/3 Adalah A L Kawat Las Elektroda Kobe Steel Rb

doanhnhan.edu.vn.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG hari ini (26/3) diperkirakan bisa kembali bangkit. IHSG ditutup melemah 0,54% di level 6.122,88 pada 25 Maret 2021.

Menurut Nafan Aji Analis Binaartha Sekuritas, pergerakan IHSG hari ini (26/3) berdasarkan indikator MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Meskipun demikian, stochastic mulai menunjukkan kondisi jenuh jual atau oversold.

Đang xem: Hasil dari = 26/3 adalah a

Di sisi lain, terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat. Menurut Nafan, pergerakan IHSG hari ini (26/3) berdasarkan rasio fibonacci adapun support maupun resistance minimum berada pada 6054.36 hingga 6167.72.

Baca Juga: Penyebab kinerja pasar keuangan di kuartal II-2021 berpotensi membaik

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

1. Adaro Energy (ADRO). Pergerakan harga saham ADRO telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi untuk saham ADRO adalah akumulasi pada area level Rp 1.190 – Rp 1.210, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.255, Rp 1.305, Rp 1.360 dan Rp 1.715. Support ada di Rp 1.150 dan Rp 1.030. Saham ADRO ditutup di Rp 1.205. (RoE: 3.72%; PER: 18.53x; EPS: 64.76; PBV: 0.69x; Beta: 1.32).

2. AKR Corporindo (AKRA). Pergerakan harga saham AKRA masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Saham AKRA diberi rekomendasi untuk akumulasi pada area level Rp 3.210 – Rp 3.260, dengan target harga secara bertahap di level Rp 3.370, Rp 3.540, Rp 3.720, Rp 3.890 dan Rp 4.000. Supportada di Rp 3.190 dan Rp 3.010. Saham AKRA ditutup di Rp 3.260. (RoE: 8.76%; PER: 14.10x; EPS: 231.23; PBV: 1.24x; Beta: 1.76).

3. Astra International (ASII).Pergerakan harga ASII masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi untuk saham ASII adalah akumulasi saat di area Rp 5.350 – Rp 5.450, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.550, Rp 5.700, Rp 5.850, Rp 6.000, Rp 6.650 dan Rp 7.775. Support ada di Rp 5.000. Saham ASII ditutup di Rp 5.450.(RoE: 8.27%; PER: 13.72x; EPS: 399.11; PBV: 1.13x; Beta: 0.81).

Baca Juga: IHSG diproyeksi menguat, simak 7 saham rekomendasi Binaartha Sekuritas, Jumat (26/3)

4.

Xem thêm: Cách Đánh Văn Bản Trên Máy Tính, Microsoft Word, Cách Đánh Văn Bản Trên Máy Tính, Microsoft Word

Xem thêm: Tính Cách Qua Tên Con Gái – Đoán Tính Cách Cực Chuẩn Qua Các Con Số

Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Saham BBRI ditutup pada level Rp 4.620. (RoE: 9.33%; PER: 30.11x; EPS: 152.78; PBV: 2.81x; Beta: 1.46). Pergerakan harga saham BBRI telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham BBRI adalah akumulasi pada area level Rp 4.580 – Rp 4.620, dengan target harga secara bertahap di level Rp 4.750, Rp 4.950, Rp 5.450 dan Rp 5.950. Support pada Rp 4.450 dan Rp 4.190.

5. BPD Jawa Timur (BJTM). Pergerakan harga saham BJTM telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Nafan memberi rekomendasi saham BJTM untuk akumulasi pada area level Rp 775 – Rp 790, dengan target harga secara bertahap di level Rp 805, Rp 825, Rp 855, Rp 920 dan Rp 985. Support ada di Rp 775 dan Rp 755. Saham BJTM ditutup pada Rp 790. (RoE: 14.78%; PER: 7.98x; EPS: 98.39; PBV: 1.18x; Beta: 1.5).

6. Bank Mandiri (BMRI). Pergerakan harga saham BMRI telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi untuk saham BMRI adalah akumulas pada area Rp 6.300 – Rp 6.400, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.575, Rp 7.125, Rp 7.550, Rp 7.850 dan Rp 8.050. Support ada di Rp 6.050 dan Rp 5.600. Saham BMRI ditutup di Rp 6.400. (RoE: 8.83%; PER: 17.14x; EPS: 370.55; PBV: 1.51x; Beta: 1.39).

Baca Juga: Meski telah mengikis IHSG, saham-saham ini dinilai masih menarik

7. Global Mediacom (BMTR). Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham BMTR. Nafan memberi rekomendasi saham BMTR untuk akumulasi pada area level Rp 260 – Rp 268, dengan target harga secara bertahap di level Rp 280, Rp 320, Rp 360 dan Rp 400. Support ada di Rp 260 dan Rp 240. Saham BMTR ditutup di Rp 268. (RoE: 4.97%; PER: 4.46x; EPS: 60.03; PBV: 0.22x; Beta: 1.89).